Highlight Berita


Wisudah Akbar & Rumah Tahfidz Award
Ditulis pada Sen, 08/17/2015 - 09:49

Assalamualaikum Wr. Wb. Pembaca yang dirahmati Allah. SWT. Agenda tahunan yayasan Daarul Quran Wisatahati khususnya dalam bulan Ramadhan. Salah satu adalah acara yang memiliki momentum besar untuk mewarnai Ramadhan adalah acara Wisuda Akbar Santri Wisatahati se-Jawa Timur. Alhamdulillah, tahun ini adalah wisuda akbar ke-4. Dalam aacara ini Wisatahati melahirkan huffadza dan memwisuda  para hafiz sebagai bentuk apresiasi pada penghafalnya.

Di 2015 ini Wisatahati memwisuda 6 santri Rumah Tahfidz se Jawa Timur. Ke enam santri tersebut hafal 30 juz. Sedang rumah Rumah tahfidz yang melahirkan huffadz ini adalah Rumah Tahfidz Semolowaru Surabaya, Rumah Tahfidz Medokan Asri Surabaya, dan Rumah Tahfidz Lumajang. 

Sebagai peserta wisudanya adalah Ighfiroh, Nur Khilda Akmaria, dan Siti Nur Hakiki berasal dari Rumah Tahfidz Medokan Asri Surabaya. Hasbela Ardini dan Munfaizah dari Rumah Tahfidz Lumajang, dan Anis Mukarromah dari Rumah Tahfidz Semolowaru Surabaya.

Acara Wisuda Kali ini dilaksanakan di Gedung Jatim Expo International Surabaya secara bersamaan dengan even Bazar Ramadhan dan Bursa Khasanah Batu Akik.

Panggung acara Wisatahati dikelilingi oleh stand-stand penjualan akik, kerudung, dan lain-lain. Dengan demikian para pengunjung bazar, selain jamaah Wisatahati, juga dimanjakan bisa menonton prosesi wisuda santri Wisatahati.

Sebelum masuk pada acara inti, pengukuhan dan ikrar. Dilanjutkan dengan pembukaan ummul Qur’an, pembacaan ayat-ayat suci al-Qur’an, Mars Rumah Tahfidz, sambutan, penampilan banjari Santri Rumah Tahfidz, pembacaan nama-nama santri yang diwisuda serta pengukuhan dan terakhir pembacaan nominasi dan pemenang penghargaan Rumah Tahfidz Award.

Adapun pembaca ayat suci al-Qur’annya adalah Danang, santri Rumah tahfidz Lumajang, Mars Rumah Tahfidz dibawakan oleh para santriwati Rumah Tahfidz Semolowaru Surabaya. Ustadz Radit. T. Anindito dalam kesempatan sambutannya membawa kabar gembira dari ustad Yusuf Mansur yang baru saja dari tanah suci. Bahwasanya saat ustad Yusuf Mansur dari tanah suci, membawa penghargaan international tahfidz award dari raja Saudi Arabia.

“Negara kita Indonesia, satu-satunya negara yang meraih penghargaan pendidikan tahfidz terbaik sedunia, subhanallah, Alhamdulillah” ungkapnya sembari diiringi dengan tepuk tangan penonton dan takbir.

Sebelum pengukuhan dimulai, para santriwati Rumah Tahfidz Semolowaru menampilkan talentanya berupa banjari. Yang menarik dalam moment ini adalah saat prosesi wisuda enam santri tersebut diiringi oleh soundtrac lagu shalawat dan puisi yang menggugah hati.  Tak heran, para wisudawati tersebut tampak mengucurkan air mata, menangis, terharu dan penuh kebanggaan.

Saat shalawat selesai para wisudawati membacakan surat at-takatsur hingga al-fatihah secara satu-persatu dengan tartil yang baik. Setelah selesai pembacaan surat tersebut, panitia membacakan surat pengukuhan atas peserta wisuda enam santri tersebut yang diberikan oleh Raditya Anandito untuk menyematkan medali penghargaan dan sertifikat kepada para Wisudawati. Terakhir panitia mempersilahkan para orang tua wali santri dan pengasuh Rumah Tahfidz untuk berfoto bersama dengan para wisudawati.

Berikutnya adalah pembacaan nominasi wisudawati terbaik, pengasuh terbaik,  dan Rumah Tahfidz terbaik. Ighfiroh pun kembali untuk kepanggung sebagai wisudawati terbaik. Tak tahan menahan haru, ia mengucurkan air mata, tanda kebahagiaan. Ustadzah Mas Halimah mendapat predikat pengasuh terbaik dan ustadzah Ana maju ke panggung mewakili Rumah Tahfiz Semolowaru Surabaya sebagai Rumah Tahfidz terbaik. Semoga bermanfaat. (wh/karim)