Testimoni Sedekah


Ibu dan Bapak Masih Bersamaku
Ditulis pada Kam, 09/08/2016 - 05:43

Assalamualaikum Wr. Wb. Pembaca setia Website Daqu Wisatahati yang di rakhmati oleh Allah SWT. Orang tua adalah segalanya bagi seorang anak.

Meski terkadang kita sebagai anak masih belum mensyukuri keberadaan mereka, mensia-siakan kasih sayang mereka. Begitu pula sebaliknya, dimana ada beberapa orang tua yang tidak memperdulikan anaknya untuk kepentingan pribadinya. Harusnya kita mampu membayangkan, bagaimana orang lain yang tidak bisa seberuntung diri kita yang bisa mempunyai anak, atau yang masih memiliki kedua orang tua.

Ini adalah kisah dari seorang wanita muda, cantik, patuh kepada orang tua nan sholeha. Ia bernama Kak Rizma, panggilan akrabnya. Saat ini dia mendapatkan kasih sayang Allah yang beda dari yang lain, dimana dia harus hidup sendiri tanpa keberadaan kedua orang tuanya. Wanita yang memiliki nama lengkap Hayu Karismaning Tyas ini menjadi seorang yatim ketika ia masih berada disekolah dasar. Sejak saat itulah ia hanya hidup dengan ibu dan kakak laki-lakinya sekaligus kakak iparnya selama beberapa tahun. Sampai pada tahun 2014 lalu ia kembali mendapatkan cobaan, dimana Allah mengambil kembali milik-Nya, ia harus kehilangan ibunda tercinta. "padahal saat itu saya sedang down, saya sangat membutuhkan seorang ibu disamping saya. Saya membutuhkan doanya, karena dalam hal pekerjaan yang sayajalani saat itu begitu lancar. Saya merasa hanya memiliki ibu, dan hanya beliau yang mampu mengerti keadaan dan mampumembantu saya. Namun saya harus benar-benar pasrah meski memang ada rasa tak ikhlas ketika Allah memanggil ibu saya dengan mendadak menurut saya," ungkapnya dengan nada lembut dan pelan.

Lalu kak Rizma tidak pantang semangat, walau tanpa ibu ia harus bisa menjalani hidupnya yang masih panjang. "saya akui tidak mudah saat saya sudah tidak memiliki orang tua. Beberapa tahun menjalani hidup tanpa bapak, lalu sekitar 2 tahun hidup tanpa seorang ibu. Tidak ada tempat bersandar dan kembali rasanya. Tapi saya masih punya Allah, kini Allah sudah memberikan saya hadiah yang luar biasa, saya memiliki suami yang baik dan benar-benar seperti seseorang yang saya inginkan,; lanjutnya dengan tawa riangnya.

Kak rizma bercerita bahwasannya, hidup yang ia jalani jangan sampai terlepas dari kewajiban-kewajiban yang sudah Allah perintahkan untuk dijalani. Dan mencoba mengikhlaskan apa yang sudah menjadi milik Allah untuk diambil kembali dengan terus bertawakal mengingat bahwa kelas kita juga akan kembali kepada-Nya. Sungguh luar biasa nikmatnya bersedekah dan Allah atur semuanya yang terbaik buat saya....